JAKARTA, Poros-Nasional.com — Wuling Eksion hadir di pasar otomotif Indonesia dengan menawarkan pendekatan berbeda di kelas SUV keluarga. Mobil ini memiliki konfigurasi 7 penumpang dan tersedia dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi, yakni Electric Vehicle (EV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Wuling memperkenalkan Eksion secara nasional pada April 2026. Model ini kemudian dipasarkan dalam dua trim, CE dan EX, baik untuk versi EV maupun PHEV.
Kehadiran dua sistem penggerak tersebut membuat Wuling Eksion menyasar kebutuhan penggunaan yang berbeda. Versi EV mengandalkan tenaga listrik sepenuhnya, sedangkan PHEV menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik dan baterai yang dapat diisi ulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wuling sendiri menyebut Eksion sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang tersedia dengan pilihan teknologi EV dan Plug-in Hybrid. Klaim tersebut merupakan pernyataan produsen dan menjadi bagian dari posisi produk yang ditawarkan Wuling di pasar Indonesia.
Wuling Eksion Mengusung Konsep SUV Keluarga
Eksion dirancang sebagai SUV tiga baris dengan kapasitas tujuh tempat duduk. Dimensinya mencapai 4.745 mm panjang, 1.850 mm lebar, dan 1.755 mm tinggi, dengan wheelbase 2.810 mm.
Konfigurasi tersebut memberikan ruang yang cukup untuk membawa penumpang sekaligus barang dalam perjalanan keluarga.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah fleksibilitas ruang. Kursi baris kedua dan ketiga dapat dilipat rata sehingga kapasitas ruang bagasi dapat mencapai 1.788 liter. Wuling juga membekali mobil ini dengan electric tailgate.
Konsep tersebut membuat Eksion tidak hanya ditujukan untuk perjalanan harian di perkotaan. Kapasitas kabin dan fleksibilitas kursinya juga diarahkan untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh bersama keluarga.
Desain Muscular Flowline dengan Identitas Lampu X
Pada bagian eksterior, Wuling menggunakan bahasa desain yang disebut Muscular Flowline Design.
Karakter tersebut terlihat dari bentuk bodi yang dibuat tegas serta desain lampu yang menjadi identitas Eksion. Wuling juga menghadirkan pilihan roda 18 inci dengan desain machined alloy.
Untuk varian tertentu, tersedia pilihan atap two-tone. Wuling menyediakan beberapa pilihan warna, antara lain Archipelago Blue, Haze Grey, Frosty White, dan Starry Black.
Desain eksterior tersebut sekaligus membedakan Eksion dari kendaraan keluarga yang lebih menonjolkan karakter MPV.
Interior Wuling Eksion Mengutamakan Ruang dan Fitur
Masuk ke kabin, Eksion menawarkan konfigurasi tiga baris dengan kapasitas tujuh orang.
Wuling membekali SUV ini dengan layar kontrol 12,8 inci serta layar TFT 8,8 inci. Sistem tersebut menjadi bagian dari perangkat digital yang digunakan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.
Fitur lain yang tersedia mencakup panoramic sunroof elektrik, electric tailgate, serta wireless charging 50W dengan ventilasi.
Kursi baris kedua dan ketiga yang dapat dilipat rata juga memberikan fleksibilitas ketika kendaraan digunakan untuk membawa barang dalam jumlah lebih banyak.
Wuling Eksion EV Punya Jarak Tempuh hingga 530 Kilometer
Untuk konsumen yang menginginkan kendaraan listrik murni, Wuling menyediakan Eksion EV.
Versi ini menggunakan baterai 69,2 kWh dan motor listrik dengan tenaga maksimum 150 kW, atau sekitar 204 PS, serta torsi 310 Nm.
Menurut spesifikasi resmi Wuling, Eksion EV memiliki jarak tempuh hingga 530 kilometer berdasarkan metode CLTC. Pengisian baterai juga didukung teknologi DC fast charging dengan konektor CCS2.
Angka jarak tempuh tersebut merupakan hasil berdasarkan metode pengujian CLTC. Dalam penggunaan sehari-hari, jarak aktual dapat berbeda karena dipengaruhi gaya mengemudi, kondisi jalan, temperatur, beban kendaraan, serta penggunaan fitur kelistrikan.
Eksion PHEV Menawarkan Jarak Listrik hingga 125 Kilometer
Pilihan kedua adalah Wuling Eksion PHEV.
Model ini menggunakan mesin bensin 1.498 cc berteknologi Atkinson yang dipadukan dengan sistem hybrid. Motor penggeraknya memiliki tenaga maksimum 145 kW atau sekitar 195 hp, dengan torsi 230 Nm.
Sistem tersebut bekerja bersama baterai berkapasitas 20,5 kWh dan Dedicated Hybrid Transmission atau DHT.
Dalam mode listrik, Wuling mengklaim Eksion PHEV mampu menempuh jarak hingga 125 kilometer berdasarkan CLTC. Sementara itu, jarak tempuh gabungan dengan bahan bakar dan baterai diklaim mencapai lebih dari 1.000 kilometer.
Karakter PHEV membuat kendaraan dapat digunakan dalam mode listrik untuk perjalanan tertentu, sementara mesin bensin tetap tersedia untuk perjalanan yang lebih panjang.
Fitur Keselamatan Eksion Menggunakan ADAS Level 2
Sebagai SUV keluarga, aspek keselamatan menjadi salah satu bagian penting dari Wuling Eksion.
Wuling menyebut struktur bodi kendaraan menggunakan 75 persen high-strength steel. Perlindungan pasif juga mencakup hingga enam SRS airbag serta ISOFIX untuk kursi anak.
Pada sistem keselamatan aktif, Eksion dilengkapi sejumlah fitur seperti Electronic Stability Control (ESC), ABS, EBD, Hill Hold Control (HHC), Auto Vehicle Hold (AVH), dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS).
Mobil ini juga mendapatkan Level 2 Advanced Driver Assistance System (ADAS) dengan 11 fungsi keselamatan.
Fungsinya antara lain Adaptive Cruise Control (ACC), Intelligent Driving Assist (IDA), Forward Collision Warning (FCW), Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Blind Spot Detection (BSD), Lane Change Assist (LCA), Door Open Warning (DOW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Rear Collision Warning (RCW), serta Intelligent High Beam Assist (IHMA).
Fitur ADAS tersebut merupakan perangkat bantuan pengemudi. Teknologi tersebut tidak mengubah kendaraan menjadi mobil otonom sepenuhnya dan pengemudi tetap bertanggung jawab terhadap pengoperasian kendaraan.
Harga Wuling Eksion 2026
Untuk pasar Jakarta, laman resmi Wuling saat ini mencantumkan harga mulai dari Rp399 juta untuk Eksion EV CE.
Berikut daftar harga yang tercantum pada laman resmi Wuling:
| Varian | Harga OTR Jakarta* |
|---|---|
| Wuling Eksion EV CE | Rp399.000.000 |
| Wuling Eksion EV EX | Rp469.000.000 |
| Wuling Eksion PHEV CE | Rp459.000.000 |
| Wuling Eksion PHEV EX | Rp509.000.000 |
*Harga OTR Jakarta yang tercantum pada laman resmi Wuling dan dapat berubah sesuai kebijakan serta periode penjualan.
Harga di daerah lain dapat berbeda. Dalam sejumlah program pengenalan daerah, Wuling juga pernah memberikan harga early bird yang berbeda dari harga resmi Jakarta. Misalnya, saat pemasaran awal di Bandung, harga program yang diumumkan Wuling berada pada Rp393,5 juta untuk EV CE hingga Rp502 juta untuk PHEV EX.
Karena itu, calon konsumen sebaiknya membedakan antara harga OTR reguler, harga program, dan harga promosi dealer.
Spesifikasi Utama Wuling Eksion
Secara ringkas, berikut sejumlah data utama Wuling Eksion berdasarkan spesifikasi resmi:
| Spesifikasi | Eksion EV | Eksion PHEV |
|---|---|---|
| Kapasitas penumpang | 7 orang | 7 orang |
| Panjang | 4.745 mm | 4.745 mm |
| Lebar | 1.850 mm | 1.850 mm |
| Tinggi | 1.755 mm | 1.755 mm |
| Wheelbase | 2.810 mm | 2.810 mm |
| Kapasitas baterai | 69,2 kWh | 20,5 kWh |
| Jarak listrik | Hingga 530 km CLTC | Hingga 125 km CLTC |
| Penggerak | Motor listrik | Hybrid |
| Kapasitas mesin | — | 1.498 cc |
| Kapasitas tangki | — | 52 liter |
| Sistem transmisi | — | Dedicated Hybrid Transmission |
Data spesifikasi tersebut mengacu pada informasi produk Wuling untuk pasar Indonesia.
EV atau PHEV, Apa Perbedaannya?
Perbedaan utama kedua versi Eksion terletak pada sistem penggeraknya.
Eksion EV sepenuhnya mengandalkan energi listrik dari baterai. Karakter ini membuat pengguna tidak perlu mengisi bahan bakar bensin, tetapi kebutuhan perjalanan perlu disesuaikan dengan akses terhadap fasilitas pengisian daya.
Sementara Eksion PHEV memiliki mesin bensin dan sistem motor listrik. Baterainya juga dapat diisi ulang sehingga kendaraan bisa digunakan dalam mode listrik untuk perjalanan tertentu.
Untuk penggunaan yang didominasi perjalanan perkotaan dan memiliki akses pengisian daya, karakter EV menjadi salah satu aspek yang dapat dipertimbangkan.
Sebaliknya, pengguna yang sering melakukan perjalanan antarkota dan membutuhkan fleksibilitas energi dapat mempertimbangkan karakter PHEV.
Pilihan tersebut tetap bergantung pada pola perjalanan, akses pengisian daya, kebutuhan keluarga, serta anggaran masing-masing konsumen.
Wuling Eksion dan Persaingan SUV Elektrifikasi
Masuknya Eksion memperlihatkan semakin beragamnya pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar SUV keluarga Indonesia.
Model ini tidak hanya menawarkan konfigurasi tujuh penumpang, tetapi juga menghadirkan dua pendekatan elektrifikasi dalam satu lini produk.
Di satu sisi, Eksion EV menawarkan penggerak listrik sepenuhnya dengan klaim jarak hingga 530 kilometer CLTC.
Di sisi lain, Eksion PHEV menggabungkan mesin bensin dan motor listrik dengan klaim jarak listrik hingga 125 kilometer serta jarak gabungan lebih dari 1.000 kilometer berdasarkan CLTC.
Perbedaan tersebut membuat konsumen perlu melihat lebih jauh kebutuhan penggunaan kendaraan, bukan hanya kapasitas penumpang atau harga pembelian.
Wuling Eksion 2026 membawa format SUV tujuh penumpang dengan dua pilihan teknologi elektrifikasi. Versi EV menawarkan sistem penggerak listrik murni, sedangkan PHEV memberikan kombinasi mesin bensin dan motor listrik.
Kapasitas kabin tujuh penumpang, ruang bagasi hingga 1.788 liter, layar digital, panoramic sunroof, wireless charging, serta ADAS Level 2 menjadi sejumlah fitur yang ditawarkan Wuling pada model ini.
Dengan harga resmi Jakarta mulai Rp399 juta hingga Rp509 juta, Wuling Eksion menjadi salah satu pilihan SUV elektrifikasi tujuh penumpang yang tersedia di Indonesia pada 2026. Harga dan program penjualan dapat berbeda menurut wilayah serta periode pemasaran.***
Penulis: Yayan Suherlan











