BOJONEGORO — Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Bojonegoro kembali membuktikan kualitas lulusannya di dunia kerja. Melalui peran aktif Bursa Kerja Khusus (BKK), sebanyak 60 persen siswa kelas XII berhasil terserap dan diterima bekerja di berbagai perusahaan ternama di Indonesia sesuai dengan kompetensi keahlian (jurusan) masing-masing, bahkan sebelum mereka resmi dinyatakan lulus.
Capaian ini menjadi bukti nyata keselarasan (link and match) antara kurikulum pembelajaran di SMKN 3 Bojonegoro dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Tembus Pasar Kerja Internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya terserap di pasar kerja nasional, lulusan SMKN 3 Bojonegoro juga mampu bersaing di tingkat internasional. Dari total siswa yang sudah diterima kerja, sebanyak 6 siswa berhasil lolos seleksi bekerja di Jepang melalui kemitraan dengan PT. JIAEC (Japan Indonesian Economic Cooperation).
Para siswa yang lolos ke Jepang tersebut telah melampaui serangkaian tahapan seleksi ketat, mulai dari rekrutmen fisik, wawancara, hingga pelatihan bahasa dan budaya Jepang.
“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mengantarkan para siswa menuju dunia kerja. Melalui optimalisasi fungsi BKK, kami terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan nasional maupun penyalur tenaga kerja luar negeri yang kredibel,” ujar pihak pengelola BKK SMKN 3 Bojonegoro.
Dominasi Penyerapan Sesuai Jurusan.
Tingginya angka penyerapan tenaga kerja sebesar 60% sebelum kelulusan ini didominasi oleh penempatan siswa yang linier dengan bidang keahliannya di sekolah. Keberhasilan ini tidak terlepas dari program pelatihan intensif, sertifikasi kompetensi, serta pembekalan mental kerja yang rutin diberikan pihak sekolah sebelum proses rekrutmen berlangsung.
Dengan capaian ini, SMKN 3 Bojonegoro optimistis persentase serapan alumni di dunia kerja akan terus meningkat seiring dengan selesainya seluruh rangkaian proses rekrutmen gelombang berikutnya yang masih berjalan di BKK.
Apresiasi dan Kebanggaan Kepala Sekolah.
Menanggapi capaian luar biasa para siswanya, Kepala SMKN 3 Bojonegoro, Firman Andik Saputro S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa, tim BKK, serta seluruh guru yang telah mendampingi proses pembelajaran hingga penyaluran kerja.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras para siswa serta tim BKK SMKN 3 Bojonegoro. Diterimanya 60 persen siswa di perusahaan terkemuka sebelum lulus—termasuk 6 anak didik kita yang tembus ke Jepang bersama PT JIAEC—adalah bukti nyata bahwa kualitas lulusan kita diakui oleh dunia industri,” ujar Firman, Kepala SMKN 3 Bojonegoro.
Beliau juga menekankan bahwa keberhasilan ini menjadi pemacu semangat bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperluas jaringan kemitraan.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa lulusan SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu bersaing di kancah global. Keterlibatan aktif BKK dalam membangun sinergi dengan dunia industri menjadi kunci utama. Kami berharap pencapaian ini dapat memotivasi adik-adik kelas mereka untuk terus berprestasi dan bersiap menghadapi tantangan dunia kerja,” pungkasnya.











